Skip to main content

Mata Kuliah Budaya Makanan (Season 2)

Hai... semua :)
Seperti judul diatas yaitu "Mata Kuliah Budaya Makanan(Season 2)", mengapa season 2? karena kabar buruknya adalah saya harus mengulang mata kuliah ini. Sedih?? Pasti dong, tapi sudah lewat sedihnya... sekarang waktunya berjuang lagi dan tidak melakukan kesalahan yang sama untuk bisa lulus mata kuliah ini. Ganbate!!!


Hari ini 28 Agustus 2017 jam 10 pagi diruangan 202 adalah hari pertama kelas mata kuliah ini dilaksanakan. Saya sangat excited pagi ini!! Mengapa? Saya penasaran akan mendapatkan topik makanan apa yang akan menjadi project saya bersama tim selama satu semester ini. Berikut akan saya jelaskan apa saja yang saya dapat dari pertemuan pertama iniπŸ˜€


Sebelum melihat apa saja makanan-makanan yang akan dibahas di semester ini, mari mulai dengan mengenal apa yang akan dipelajari dari mata kuliah ini. Budaya makanan akan mempelajari hubungan antara kebudayaan dan makanan. Ada sebuah quote yang sering pastinya kita dengar atau baca tentang makanan, yaitu "You are what you eat" yang berarti manusia dapat ditebak dari makanannya. Seperti kita tahu budaya atau cara makan setiap daerah dan negara berbeda-beda. Contohnya, cara makan sup di Amerika dan Inggris berbeda. Pada pertemuan ini pembahasan tentang hal ini hanya sedikit, oleh karena itu saya mencari sendiri referensi untuk mengetahui lebih jelas apa perbedaan cara makan sup di Amerika dengan Inggris.


Di Amerika, sebelum sup disajikan pengaturan meja sangatlah penting. Sendok sup selalu ditempatkan di paling kanan dan biasanya pula mangkuk yang dipakai memiliki kedalaman yang lumayan. Untuk menyantap sup jangan dibiasakan posisi badan Anda membungkuk atau menghampiri mangkuk sup. Sendok yang akan dipakai harus dibawa ke mulut Anda. Bila sup sudah dalam keadaan tinggal sedikit, bisa miringkan mangkuk untuk meraup bagian yang sedikit tersebut dengan memakai sendok.

Di Inggris, jika menu makan adalah sup, sendok digunakan di tangan kanan. Kemudian sendok  digunakan untuk mengambil sup dari mangkuk. Ketika mengambil sup, jangan mengambil ke arah dalam sup. Arahkan keluar. masukkan sendok ke mangkuk, lalu angkat dengan sedikit layangan ke arah pinggir mangkok. Jangan melakukan gerakan ' sendok dicelupkan dalam mangkok dan langsung diangkat vertikal'.  Sendok sup juga jangan dimasukkan ke dalam mulut. Tetapi tempelkan pinggir sendok di bibir dan hirup bagian sup.

Nah, itu tadi sekilas tentang cara makan sup di Amerika dan Inggris. Menarik bukan?? πŸ˜€
Berikut ini saya akan paparkan apa saja makanan yang akan dipelajari sepanjang semester ini;
1. Kaledo
2. Roti Buaya
3. Arsik
4. Lumpia Semarang
5. Ombus-ombus
6. Lepet
7. Apem
8. Kue Keranjang
9. Tempoyak
10. Apem Boyolali
11. Kue Mangkok
12. Ketupat Lebaran
13. Gatot
14. Lapis legit
15. Klapertart

Terdapat 15 jenis makanan yang salah satunya akan menjadi topik setiap kelompok. Di pertemuan pertama ini hanya dijelaskan bahwa kelompok terdiri dari 5 orang, namun topik atau jenis makanan akan diundi dipertemuan selanjutnya. Dijelaskan juga apa saja yang harus dilakukan selama satu semester ini tentang topik pangan lokal yang diberikan. Mahasiswa yang ada di dalam tim harus memproduksi makanan lokal tersebut, memasarkan, membuat video pembuatannya, dan mesubmit jurnal. Dan di akhir semester akan dilaksanakan festival yang akan mepublikasikan makanan-makanan lokal tersebut. Waw terdengar sangat menarik bukan?πŸ˜€ Tulisan-tulisan berikutnya saya akan mencoba menjelaskan tentang budaya ke 15 makanan diatas.


Sekian yang dapat saya bagikan buat teman-teman semua yang membaca tulisan ini, semoga bermanfaat, jangan lupa makan sehat dan bahagia :) Sampai bertemu di tulisan selanjutnya! Salam Indonesia Jaya!

Comments

Popular posts from this blog

Masakan Asia

Hai semua :) Tulisan di minggu ke-lima ini saya akan menuliskan tentang masakan Asia. Makanan Asia (Asian Food) didefinisikan sebagai sebutan untuk makanan khas negara – negara di Benua Asia. Setiap negara – negara yang ada di Benua Asia memiliki citra rasa yang berbeda antara satu negara dengan negara lainnya. Beberapa negara di Asia memiliki ciri khas rasa makanan yang hampir sama dan memiliki komposisi makanan yang serupa. Namun, ada pula negara yang memiliki pengaruh kuliner dari benua lain seperti Amerika ataupun Eropa. Dibandingkan dengan makanan Eropa atau Amerika, makanan Asia cenderung lebih kompleks dalam hal rasa dan proses pembuatannya, karena umumnya makanan Eropa dan Amerika dimasak dengan cara yang lebih simple dengan bahan seperti garam, saus, susu dan umumnya menyajikan daging sebagai menu utama. Sedangkan makanan Asia umumnya menggunakan berbagai bumbu dan rempah – rempah tradisional, dengan proses pembuatan yang lebih lama dan kompleks serta cara penya...

LUMPIA SEMARANG

Hai semua :) Di minggu ketiga ini sudah dibagikan topik makanan lokal bagi setiap kelompok dengan cara undian. Kelompok saya yang beranggotakan 5 orang (Metta, Ivana, Cynthia, Inez, dan Saya Junita) mendapatkan topik makanan lokal yaitu LUMPIA SEMARANG. Pada tulisan kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang sejarah lumpia semarang. Menurut kamus besar bahasa Indonesia lumpia adalah makanan yang berupa dadar yang berisi daging, rebung, dan sebagainya, lalu di gulung dan digoreng, namun juga ada yang direbus. Lumpia berasal dari kata lun bing, dalam dialek Hokkian berbunyi lun pia yang berarti kue bulat. Lumpia di di Tiongkok disebut dengan chun juan (baca: ju-en cuen), Chun berarti musim semi dan juan berarti menggulung. Secara harfiah dalam bahasa Inggris menjadi spring roll kemudian diakui secara internasional makanan yang digulung dan berbentuk bulat panjang ini disebut dengan spring roll. Lumpia Semarang diberi nama berdasarkan bentuk maka...

TUGAS PERTAMA DI KELAS BUDAYA MAKANAN

 Hai semua :) Kali ini saya akan menuliskan hasil tugas pada minggu kedua mata kuliah budaya makanan. Tugas yang diberikan adalah review jurnal, kelompok saya mendapatkan tentang Kultural dan kapital simbolik dengan dan tanpa kendala ekonomi (Belanja makanan pada keluarga di Kanada dengan pendapatan rendah dan pendapatan tinggi). Kebiasaan makan berkaitan dengan ketidaksetaraan kelas sosial dalam cara yang kompleks. Uang memiliki dampak langsung pada kemampuan untuk membeli makanan yang diinginkan, tetapi kebiasaan makan dan prioritas juga timbul dari dan berkontribusi kepada konteks budaya dari kelas sosial. Sementara, keterbatasan finansial akan membatasi pilihan makanan untuk dibeli bagi orang yang memiliki sedikit uang, sosial dan budaya mengarahkan masyarakat tentang makan yang baik dan benar, dan mengarahkan persepsi akan kebiasaan makan apa yang tidak memuaskan, yang menjijikan, yang akan membatasi pembelian makanan bagi mereka yang memiliki perekonomian yang ...